Shoes and Care – Dr. Martens 1460 dalam Musik dan Subkultur

Jakarta, Shoes and Care – Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1960, sepatu Dr. Martens 1460 telah menjadi salah satu ikon paling terkenal dalam dunia fashion. Namun, apa yang membuat sepatu ini begitu ikonik adalah bukan hanya desainnya yang unik, tetapi juga peran besar yang mereka mainkan dalam dunia musik dan subkultur. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi hubungan erat antara Dr. Martens 1460, musik, dan subkultur.


1. Awal Mula: Mereka Dibuat untuk Pekerja Berat


Sebelum kita memasuki peran Dr. Martens 1460 dalam musik dan subkultur, mari kita melihat ke belakang sejenak pada asal mula sepatu ini. Dr. Martens 1460 pertama kali diperkenalkan pada tahun 1960 oleh Dr. Klaus Maertens, seorang dokter Jerman yang merancang sol karet yang nyaman setelah mengalami cedera pergelangan kaki. Dia kemudian bermitra dengan Dr. Herbert Funck, seorang insinyur sepatu Inggris, untuk merancang sepatu dengan sol karet yang tahan lama dan upper kulit yang kuat.



Sepatu ini awalnya ditujukan untuk pekerja berat dan militer, dan mereka dikenal dengan sol karet yang kokoh yang memberikan cengkeraman yang baik di berbagai permukaan. Model pertama ini memiliki delapan lubang pengikat dan kode “1460” yang merujuk pada tanggal peluncurannya, yaitu 1 April 1960.


2. Musik dan Subkultur: Era Pemberontakan


Peran utama Dr. Martens 1460 dalam musik dan subkultur dimulai pada akhir 1960-an dan awal 1970-an. Pada saat ini, sepatu ini menemukan tempatnya dalam subkultur yang tengah berkembang di Inggris, terutama dalam subkultur punk dan skinhead.



a. Punk


Subkultur punk adalah salah satu yang pertama kali mengadopsi Dr. Martens 1460 sebagai bagian penting dari identitas mereka. Gaya rebel dan ketangguhan sepatu ini sesuai dengan semangat pemberontakan yang dianut oleh para pemuda punk. Sepatu ini tidak hanya menjadi pilihan praktis, tetapi juga pernyataan visual tentang sikap anti-establishment dan kebebasan ekspresi.


Seperti yang sering terjadi dalam sejarah fashion, apa yang dimulai sebagai simbol pemberontakan kemudian menjadi bagian dari tren fashion yang lebih luas. Ketika para musisi punk dan penggemar subkultur ini mulai memakai Dr. Martens 1460 di atas panggung dan dalam video musik, sepatu ini mulai menyebar lebih luas dalam dunia musik.


b. Skinhead


Subkultur skinhead, yang berkembang pada saat yang sama dengan punk, juga mengadopsi Dr. Martens 1460 sebagai sepatu yang mewakili identitas mereka. Para skinhead sering mengenakan celana pendek dan kaus polo, serta sepatu Dr. Martens yang kokoh. Sepatu ini memberikan kombinasi antara penampilan yang bersih dan kekuatan yang tangguh, sesuai dengan gaya hidup yang diadopsi oleh subkultur ini.



Seiring dengan pertumbuhan subkultur ini, Dr. Martens 1460 menjadi semakin tersosialisasi dalam budaya pemberontakan. Musik punk yang keras dan lirik yang berbicara tentang ketidakpuasan terhadap status quo menciptakan lingkungan yang sempurna bagi Dr. Martens 1460 untuk berkembang. Sepatu ini menjadi lebih dari sekadar alas kaki; mereka adalah simbol perlawanan dan keberanian untuk menghadapi norma sosial yang ada. Dalam beberapa kasus, para pemimpin subkultur ini menjadi penggemar berat sepatu Dr. Martens 1460 dan memakainya secara terus-menerus, memicu popularitas yang semakin meningkat. Mereka bukan hanya sepatu, tetapi juga representasi dari semangat subkultur yang tak kenal kompromi. Dr. Martens 1460 adalah pernyataan dalam diri sendiri, sebuah penegasan bahwa kamu adalah bagian dari gerakan perubahan dan oposisi terhadap status quo.


3. Musik: Ikutan Lagi dan Lagi


Selain di dunia subkultur, peran Dr. Martens 1460 dalam musik terus berkembang. Pada tahun 1980-an, sepatu ini menjadi ikon dalam dunia musik punk rock dan post-punk. Banyak musisi terkenal, termasuk The Clash, The Ramones, dan Siouxsie Sioux, tampil dengan memakai sepatu Dr. Martens 1460. Ketika penampilan mereka dipantau oleh para penggemar, sepatu ini semakin dikenal di dunia musik.



4. Kolaborasi dalam Musik


Selain digunakan oleh musisi, Dr. Martens juga melakukan kolaborasi dengan berbagai artis dan band terkenal. Mereka mengadakan berbagai kolaborasi dengan desainer dan merek fashion yang berbasis di dunia musik. Misalnya, pada tahun 2003, desainer mode asal Jepang, Yohji Yamamoto, merancang koleksi eksklusif dengan Dr. Martens yang menggabungkan sentuhan modern dengan warisan klasiknya.



5. Dalam Dunia Musik Modern


Hingga saat ini, sepatu Dr. Martens 1460 tetap menjadi salah satu ikon dalam dunia musik. Banyak musisi independen dan band punk, rock, dan alternative modern yang memilih memakai sepatu ini di atas panggung. Mereka melanjutkan tradisi pemberontakan dan eksistensi di atas panggung dengan sepatu yang telah menjadi bagian integral dari budaya musik.


6. Merawat Sepatu Dr. Martens 1460


Saat kamu memiliki sepasang sepatu Dr. Martens 1460, merawatnya dengan baik adalah kunci agar mereka tetap awet dan tampil menarik. Berikut adalah beberapa tips tentang cara merawat sepatu Dr. Martens:


1. Bersihkan secara Teratur


Bersihkan sepatu dari debu dan kotoran secara teratur menggunakan kain lembut atau sikat khusus untuk kulit. Jangan gunakan bahan kimia yang keras, seperti pelarut, karena bisa merusak kulit. Untuk membersihkan sol karet pada sepatu ini, gunakan sabun ringan dan air. Sikat sol dengan sikat gigi bekas atau sikat khusus untuk sol.


2. Jaga Agar Tetap Kering


Jika sepatumu basah karena hujan atau kontak dengan air, biarkan mereka kering secara alami pada suhu ruangan. Hindari mengeringkan mereka dengan panas berlebih, seperti mesin pengering atau radiator, karena ini bisa merusak kulit. Lalu, jangan biarkan sepatu Dr. Martens terendam dalam air dalam waktu lama, karena ini dapat mengurangi daya tahannya.


3. Gunakan Pelembap Kulit dan Gunakan Semir


Untuk menjaga kulit tetap lembut dan lentur, gunakan pelembap kulit yang dirancang khusus untuk sepatu. Ini akan membantu mencegah kulit menjadi kering dan retak. Semir sepatu dapat memberikan lapisan pelindung tambahan pada kulit sepatu. Pilih semir yang sesuai dengan warna sepatu Dr. Martens mu dan aplikasikan sesuai petunjuk.



4. Gantilah Sol Ketika Dibutuhkan


Sol karet yang tahan lama adalah salah satu ciri khas sepatu Dr. Martens. Namun, setelah pemakaian yang intensif, sol mungkin akan aus. Ketika sol sudah terlalu tipis atau tergores, pertimbangkan untuk menggantinya.


5. Simpan dengan Benar


Simpan sepatu Dr. Martens di tempat yang kering dan jauh dari sinar matahari langsung. Gunakan alat penyimpanan sepatu atau bentangkan dengan kertas koran untuk menjaga bentuknya.


6. Gunakan dengan Bijak


Sepatu Dr. Martens terkenal dengan kenyamanannya, tetapi pastikan kamu memilih ukuran yang sesuai. Memakai sepatu yang terlalu besar atau terlalu kecil dapat merusak kaki dan sepatu. Merawat sepatu Dr. Martens 1460 dengan baik akan memungkinkan kamu menikmati mereka selama bertahun-tahun dan melestarikan warisan yang kaya yang mereka miliki dalam dunia fashion. Dengan perawatan yang tepat, sepatu ini tidak hanya akan tetap tampil bagus, tetapi juga akan terasa nyaman setiap kali kamu mengenakannya.



Dr. Martens 1460 bukan hanya sepatu; mereka adalah simbol individualitas, pemberontakan, dan warisan yang kuat dalam dunia fashion. Peran besar mereka dalam musik dan subkultur telah membantu mengukir tempat khusus bagi mereka dalam sejarah budaya pop. Dari subkultur punk hingga musik modern, sepatu ini tetap menjadi simbol pemberontakan dan identitas. Dengan merawat mereka dengan baik, kamu dapat memastikan bahwa Dr. Martens 1460 akan terus mengiringi langkahmu dalam perjalananmu melalui gaya hidup yang beragam dan berkembang pesat.

Share: