Shoes and Care – Out of Home Advertising: Maksimalkan Potensi Pemasaran di Ruang Publik

Jakarta, Shoes and Care – Ketika kamu sedang berada dalam perjalanan, pernahkah kamu melihat iklan di pintu MRT seperti ini? 



Nah, Umumnya papan iklan seperti ini memang lebih sering kita jumpai di titik lokasi publik yang ramai maupun di tepian jalan perkotaan. Iklan dengan model seperti ini merupakan salah satu contoh dari praktek iklan OOH (Out-Of-Home Advertising). Faktanya, iklan dengan metode seperti ini dinilai masih sangat efektif dalam menarik calon konsumen meski dewasa ini dunia sudah memasuki tren beriklan online via media digital. Jadi, sebenarnya apa itu Out-Of-Home Advertising (OOH)? Kemudian, apa manfaat yang didapat brand dengan metode beriklan OOH ini? Mari kita bahas pada artikel ini!


Apa Itu Out-Of-Home Advertising (OOH)?


Out-Of-Home Advertising, atau disingkat OOH, adalah jenis periklanan yang menargetkan orang-orang ketika sedang berada di luar rumah. Dengan kata lain, metode iklan ini meliputi penggunaan beberapa alat mulai dari papan reklame hingga monitor mini di halte bus, bangku, dan di berbagai tempat umum lainnya. Jika kita melihat secara sekilas, metode iklan ini memang terkesan ‘membakar uang’ dan ketinggalan zaman karena masyarakat sudah sangat fasih dengan model iklan digital daripada jenis iklan konvensional seperti OOH ini. 


Faktanya yang terjadi di lapangan adalah masih banyak brand yang rela untuk menyisihkan anggaran iklan mereka untuk beriklan dengan metode OOH. Alasannya cukup sederhana namun ampuh, metode iklan OOH dinilai lebih mampu menyampaikan pesan iklan secara mendalam kepada khalayak umum. Apalagi jika media iklan tersebut memiliki visual yang atraktif dibarengi dengan ukuran papan yang cukup besar, sudah bisa dipastikan perhatian publik akan lebih mudah terpaut pada papan iklan. 



Selain itu, terkadang Iklan online bisa sedikit membuat frustasi bagi brand. Banyak pengguna internet menggunakan pemblokir iklan secara luas dan para pengguna yang tidak menggunakan pemblokir iklan akan dibombardir dengan iklan sehingga mereka tidak akan bertahan lama di situs dari brand tersebut. Terlebih lagi apabila sebuah iklan tidak berada di bagian atas situs populer, otomatis peluang untuk dilihat oleh pengguna akan menjadi kecil. Nah, OOH ini memiliki keunggulan dalam mengatasi permasalahan diatas. Papan reklame, papan tanda, layar digital, dan iklan outdoor lainnya tidak dapat diabaikan oleh khalayak umum.  OOH juga tidak dapat diblokir sehingga menjadi keunggulan tersendiri jika dibandingkan iklan online. Bisa dikatakan bahwa OOH merupakan teknik periklanan brand paling efektif untuk memberikan pesan dengan bentuk yang besar dan penuh warna.


Jenis Out-Of-Home Advertising (OOH)


OOH juga memiliki beberapa jenis media periklanan yang perlu kamu ketahui. Berikut adalah jenis-jenis dari OOH:


Billboard


Billboard merupakan jenis iklan cetak berskala besar. Dilansir dari Hubspot, Tujuan ada billboard ini tak jauh berbeda dari media iklan pada umumnya yakni untuk memasarkan brand, produk, profil perusahaan atau bisnis hingga kampanye tertentu. Billboard biasa kamu jumpai di area-area ramai seperti jalan raya, pinggir jalan tol dan tempat publik lainnya.



Biasanya, harga billboard akan semakin mahal apabila billboard itu ditempatkan pada daerah yang ramai, dekat lampu lalu lintas dan sering mengalami kemacetan Dewasa ini, billboard tidak hanya berbentuk iklan cetak semata melainkan sudah banyak yang berbentuk digital! 


Point-of-Sale Display


Selanjutnya ada Point-of-Sale Display, media iklan OOH merupakan iklan yang sering bisa kamu jumpai di bagian kasir. Area kasir menjadi salah satu tempat yang efektif untuk memasang iklan.



Di area ini, orang-orang yang antre cenderung mengamati area-area di sekitarnya sampai mendapat giliran pelayanan kasir. Dengan meletakkan iklan di area sekitaran kasir, orang-orang akan merasa tergerak untuk membeli atau mencari tahu lebih lanjut mengenai produk yang diiklankan.


Sarana Publik


Iklan pada sarana-sarana publik seperti halte pemberhentian, bangku taman, dan objek sarana publik lainnya juga menjadi salah satu media periklanan dengan metode OOH. Meskipun iklan di sarana publik dan billboard memiliki kesamaan, namun faktor yang membedakan kedua jenis iklan terletak pada cara pengaplikasiannya dan letak posisinya.



Orang-orang hanya akan melewati iklan billboard dan memperhatikannya secara sekilas. Untuk jenis OOH ini, masyarakat umum benar-benar menggunakan sarana tersebut berdasarkan kepentingan tertentu. 


Transportasi Umum


Iklan OOH juga banyak ditemui pada transportasi umum lho! Salah satu yang paling mudah ditemui belakangan ini terdapat iklan di taksi, mobil online, dan juga bus. Kamu juga bisa menemukan iklan OOH ini di KRL maupun MRT.



Daripada jenis-jenis OOH yang sudah dijelaskan sebelumnya, jenis iklan OOH ini terbilang jauh lebih efektif karena dapat menjangkau orang yang sedang menetap atau sedang menunggu, orang yang lewat, dan orang-orang yang dilalui oleh kendaraan umum tersebut. 


Manfaat Out-of-Home Advertising (OOH)


Meskipun terkesan membuang anggaran iklan, namun strategi iklan OOH Ads ini memiliki manfaat yang bisa kamu dapatkan ketika diterapkan. 


Meningkatkan Brand Awareness


Manfaat pertama kali yang akan brand dapatkan ketika menggunakan OOH Ads adalah meningkatkan brand awareness terhadap konsumen. Dengan menggunakan OOH Ads, kamu dapat menjangkau pasar konsumen yang tidak terjangkau oleh iklan di media sosial. Metode periklanan ini cocok untuk kamu yang ingin memperkenalkan brand atau layanan dan produk terbaru dari brand kamu.



Menjangkau Lebih Banyak Target Pasar


Dengan menggunakan metode ini, secara tidak langsung iklan kamu dapat menjangkau target pasar yang lebih luas. Hal ini tidak lepas dari cara kerja dari metode OOH Ads ini yang ‘memaksa’ calon konsumen untuk melihatnya. Dengan menggunakan OOH Ads, kamu juga meyakinkan orang yang melihat iklan tersebut bahwa produk yang diiklankan tersedia di area sekitar mereka.


Penyampaian Pesan yang Efektif


Metode periklanan ini dapat menyampaikan pesan-pesan yang disampaikan brand kepada calon konsumen dengan efektif. Iklan yang terpampang jelas terlihat ketika terjadi kemacetan, memaksa calon konsumen untuk melihat dan berinteraksi dengan iklan brand kamu.


Dapat disimpulkan, untuk membuat iklan Out-of-Home Advertising yang efektif perlu meninjau lokasi agar dapat berfungsi dengan baik serta menjangkau target pasar yang luas. So, tertarik untuk mencoba metode periklanan ini?


 

Share: