Goldengoosesneakers

Media Online Mengenai Informasi Game Online 2022 – 2023

Shoes and Care – Mengenal Asal Mula Tari Balet dan Jenis Sepatunya

Mengenal Asal Mula Tari Balet dan Jenis Sepatunya – Awal mula tari balet berawal  dari kecintaan seorang raja, yaitu Raja Louis XIV tepatnya tahun 1661 dengan mendirikan sekolah tari. Sekolah tari ini diberi nama Royale de Danse. Awalnya bermulai dari pertunjukan panggung komedi yang memiliki adegan berupa tarian-tarian yang ditampilkan oleh Jean Baptist Lully. Melihat sebuah kesempatan, dia mempelajari balet opera dan mendirikan sekolah sendiri, khusus untuk melatih para penari balet. Pada perkembangannya, balet menjadi tarian yang memiliki koreografi tersendiri sehingga bisa menyatu dengan musik dan akting.


Pada awalnya, para penari balet masih menggunakan sepatu yang memiliki heels atau hak. Namun pada abad ke-18 sepatu balet dengan sol dan tanpa hak mulai diperkenalkan. Sejak saat itu, sepatu dengan hak mulai dihilangkan hingga sekarang. Sepatu balet biasanya memiliki karakteristik berupa sol dari bahan suede atau kulit hewan yang lembut. Kulit hewan ini biasanya digunakan sebagai sol yang hanya menutupi sebagian permukaan bawah sepatu. Berikut 3 jenis sepatu balet yang tersedia di market.


1. Jenis Sepatu Balet berdasarkan Sol


Pada jenis ini terdapat dua tipe sol yang digunakan yang terdiri dari Sol penuh(full sole) dan Sol terpisah(split sole). 


a. Sol Penuh


Sepatu dengan sol penuh ini banyak digunakan oleh mereka yang masih pemula. Para penari yang baru saja mempelajari balet akan direkomendasikan menggunakan sepatu ini.


b. Sol Terpisah


Setelah menguasai teknik dasar tari balet dengan baik, para penari balet akan berpindah menggunakan jenis sepatu dengan sol terpisah. Sepatu balet dengan jenis ini hanya memiliki sol pada bagian depan dan belakang.


2. Jenis Sepatu Balet berdasarkan Ujung


Setelah menggunakan dua jenis sepatu balet yang memiliki sol, penari akan mulai diperkenalkan pada penggunaan sepatu balet jenis pointe yang memiliki kekhususan pada bagian ujungnya yaitu model Demi Pointe atau Pointe


3. Jenis Sepatu Balet berdasarkan Bahan


Ada tiga bahan yang biasanya digunakan untuk membuat sepatu balet, yaitu satin, kanvas, dan kulit. Masing-masing jenis sepatu ini memiliki fungsi yang berbeda-beda—untuk latihan atau pertunjukan.


Bagaimana? Sedikit mengetahui tentang dunia balet?


 

Share:

Shoes and Care – Awal Mula Kolaborasi Travis Scott dan Nike

Awal Mula Kolaborasi Travis Scott dan Nike – Travis mempunyai sejarah panjang dengan brand Nike. Pada akhir tahun 2017 silam, rapper berusia 28 tahun itu merilis Travis Scott X Nike Air Force 1 dengan logo Swoosh Nike yang bisa diganti dengan beberapa warna pilihan. Istimewanya, desainnya adalah hasil karya dari Travis sendiri.


Di tahun berikutnya, tepatnya pada Juni 2018, sang rapper kembali berkolaborasi dengan Nike menggunakan silhouette Nike Air Jordan 4. Bahkan, untuk seri Air Jordan 4 ini Travis mengeluarkan beberapa varian warna. Warna biru untuk rilisan secara umum, sementara warna ungu dan olive hanya diperuntukkan untuk kalangan Friends and Family.


Selain dominasi bahan suede untuk keseluruhan bagian atasnya, sepatu ini pun mempunyai ciri khas yaitu mengganti logo nike bagian belakang sepatunya dengan logo ‘Cactus Jack’ yang tak lain adalah nama dari label rekaman miliknya sendiri. Di tahun yang sama, tepatnya 10 Agustus 2018, Travis kembali merilis sepatu seri Nike Air Force 1 ‘Sail’ dengan menyematkan kembali bordir gambar dari logo ‘Cactus Jack’ yang bisa dilepas-pasang.


Bagaimana tertarik untuk memilikinya?  Apabila sepatu Anda ingin dicuci, Anda dapat mengunjungi store Shoes and Care terdekat di kota Anda.


Cuci Sepatu di Shoes and Care


Shoes and Care telah berdiri sejak tahun 2013, dan telah melayani lebih dari 700.000 pair sepatu yang telah dicuci di Shoes and Care.


 

Share:

Shoes and Care – Awal Mula Bisnis Shoes and Care dr.Tirta

Awal Mula Bisnis Shoes and Care dr.Tirta – Awal mula berdirinya bisnis cuci sepatu Shoes and Care adalah sewaktu Tirta Mandira Hudhi masih berkuliah di Universitas Gadjah Mada, berawal dari dirinya melakukan jual-beli sepatu bekas, menariknya bisnisnya pun kian melejit setelah terjadi bencana datang menghampiri. Pada 14 Februari 2014 Gunung Kelud meletus. Abunya begitu tebal menyelimuti Yogyakarta.  Dari situlah pelanggan mulai berdatangan ke Shoes and Care untuk menitipkan sepatunya untuk dibersihkan.


Perjalanannya membesarkan Shoes and Care tidaklah mudah, terlebih ketika akan mendirikan gerainya di Jakarta. Pada awal perjuangannya membesarkan Shoes and Care di Jakarta, dokter Tirta dibantu teman-teman di sekitar Mendawai yang sampai kini menjadi pegawai paling awet. Dari sini juga Shoes and Care mempekerjakan 50 persen anak jalanan, pengangguran, dan putus sekolah, serta 50 persen lainnya mahasiswa magang yang ingin dapat ilmu.


Bagaimana tertarik untuk menitipkan sepatu di Shoes and Care? 


Cuci Sepatu di Shoes and Care


Shoes and Care telah berdiri sejak tahun 2013, dan telah melayani lebih dari 700.000 pair sepatu yang telah dicuci di Shoes and Care. 


 

Share: