Goldengoosesneakers

Media Online Mengenai Informasi Game Online 2022 – 2023

Shoes and Care – 4 Sepatu Air Jordan yang Sering Dicari

Sepatu Air Jordan yang Sering Dicari – Produk ini merupakan produk legendaris yang selalu dicari pada setiap rilisannya. Air Jordan merupakan lini sepatu dari Nike yang awalnya khusus diciptakan untuk pemain basket paling fenomenal di dunia. Sneaker Air Jordan I yang asli diproduksi tahun 1984 untuk Michael Jordan. Kendati demikian, sneakers tersebut baru diluncurkan ke pasaran tahun 1985. Selanjutnya produk sepatu Air Jordan dirancang oleh Peter Moore, Tinker Hatfield, dan Bruce Kilgore. Tentunya, banyak model yang dikeluarkan oleh brand yang satu ini, simak informasi berikut:


1. Air Jordan Bred Toe


Tahukah Anda?  Air Jordan 1 dengan colorway non-OG seperti Top 3 Gold dan Shattered Backboard, Jordan Brand memperkenalkan colorway non-OG terbarunya, Bred Toe, di awal tahun 2018 lalu. Colorway dari Air Jordan 1 Bred Toe adalah perpaduan unik ini dari dua colorway OG, yaitu Black Toe dan Bred.


2. Air Jordan Low Toe


Jika Anda suka gaya keren tanpa ribet, cukup kenakan Nike Air Jordan 1 Low Toe sebagai pelengkap penampilanmu. Sneakers dengan jahitan rapi ini dilengkapi dengan eyelets. Desainnya sporty dengan outsole yang nyaman. Mampu mendukung gerakan responsif, kamu bisa memakainya kala berolahraga maupun hangout. 


3. Air Jordan 1 Travis Scott Reverse Swoosh


Termasuk dalam jajaran Air Jordan yang sering diburu, harga Air Jordan yang satu ini masuk dalam jajaran ini memiliki harga jual kembali sekitar Rp 13 jutaan. Sepatu ini memiliki bentuk yang unik dan perpaduan warna yang khas.


4. Off-white Nike Air Jordan 1 


Model ini memiliki harga resell hingga belasan juta rupiah. Model ini terinspirasi dari almamater Michael Jordan, Universitas Carolina di Chapel Hill. Sentuhan biru dan putih dilengkapi dengan gaya khas Virgil Abloh dan branding Off-White. Selain itu, sepatu ini hanya dirilis secara terbatas.


Tertarik untuk memiliki salah satu tipe Air Jordan diatas? Apabila sepatu Air Jordan  Anda ingin dicuci, Anda dapat mengunjungi store Shoes and Care terdekat di kota Anda.


Cuci Sepatu di Shoes and Care


Shoes and Care telah berdiri sejak tahun 2013, dan telah melayani lebih dari 700.000 pair sepatu yang telah dicuci di Shoes and Care.


 

Share:

Shoes and Care – Rumor Tampilan Terbaru dari Traviss Scott x Fragment x Air Jordan

Rumor Tampilan Terbaru dari Traviss Scott x Fragment x Air Jordan – Pada bulan lalu banyak beredar foto mengenai salah satu rilisan Nike yang terbaru dengan corak Royal Blue/White/Sail/Black. Sneakers ini memperlihatkan corak tumbled white leather base dengan black overlays serta heel dan collar warna biru. Meskipun belum ada kabar resmi dari Nike, rumornya model ini akan rilis pada musim gugur tahun ini.


 

Share:

Shoes and Care – 5 Destinasi Wisata Air Indonesia yang Populer dan Mendunia

5 Destinasi Wisata Air Indonesia yang Popular dan Mendunia – Ada beragam destinasi wisata air Indonesia yang popular dan mendunia. Panorama keindahannya membuat destinasi tersebut selalu ramai pengunjung, tidak hanya lokal saja tapi juga interlokal.


Sebenarnya tidak hanya keindahan pemandangannya saja yang akhirnya dijadikan pertimbangan sebagai tempat tujuan. Lalu apa? Yaitu biaya yang harus dikeluarkan. Untuk menikmati destinasi wisata indah Anda tidak perlu mengocek kantong berlebih.


Sebab, tidak harus ke luar negeri, Anda bisa mendapatkan kenikmatan tersebut di Indonesia. Beberapa destinasi wisata air yang rekomended untuk dijadikan tempat tujuan mengisi liburan akan diuraikan pada penjelasan berikut.


Inilah 5 Destinasi Wisata Air Indonesia yang Sangat Popular dan Mendunia


Banyak jenis destinasi wisata air, mulai dari pantai, kolam renang, taman laut, bendungan dan lain sebagainya. Apakah Anda sedang mencari destinasi wisata air sangat menarik untuk dikunjungi di wilayah Indonesia? Inilah 5 tempat wisata sangat popular yang bisa Anda kunjungi.


1.      Nusa Dua, Bali


Salah satu keindahan Bali yang memikat para wisatawan yaitu Nusa Dua. Pantai ini mempunyai air berwarna jernih dan menyegarkan. Pasir putihnya juga lembut.


Beragam fasilitas tersedia di Nusa Dua. Mulai dari aktivitas pantainya seperti berselancar, resort atau penginapan, tempat pusat belanja serta restoran.


2.      Pantai Parai Tenggiri, Bangka Belitung


Wisata popular selanjutnya ada di Bangka Belitung yaitu Pantai Parai Tenggiri. Tempat ini unik karena memiliki struktur pantainya landai, pasir putih lembut serta airnya berwarna hijau tosca.


Ombaknya tenang, sehingga aman untuk digunakan berenang. Aktivitas yang dapat dilakukan tidak hanya berenang saja, tapi menyelam, memancing, snorkling dan lain sebagainya.


3.      Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara


Destinasi wisata air Indonesia berikutnya yaitu Taman Laut Bunaken yang ada di wilayah Sulawesi Utara, tepatnya Teluk Manado. Keindahan taman bawah lautnya sangat mengagumkan.


Ada belasan jenis terumbu karang yang bisa Anda temukan dan didominasi oleh bebatuan laut. Sedangkan jenis ikannya mencapai hingga puluhan.


4.      Danau Toba, Sumatera Utara


Danau vulkanik paling besar di Asia Tenggara merupakan destinasi berikutnya yang mendunia dan sangat terkenal. Yaitu Danau Toba di wilayah Sumatera Utara. Danau ini merupakan terbesar kedua yang ada di dunia sesudah Danau Victoria.


5.      Gili Trawangan, NTB


Wisata air terakhir yaitu Gili Trawangan, di daerah NTB. Air lautnya jernih disertai pemandangan langit biru berawan putih menjadikan tempat ini sangat popular. Selain pantai, Anda bisa menikmati keindahan alam bawah lautnya.


Ada berbagai persiapan penting dilakukan sebelum mengunjungi destinasi wisata tersebut. Salah satunya yaitu mengenai barang bawaan. Ketika perjalanan jauh, beberapa orang merasa membawa sepatu adalah hal wajib.


Apakah Anda salah satunya? Bila Anda memerlukan sepatu bersih sedangkan yang dimiliki kotor, segera cuci si Shoes and Care. Kunjungi IG nya di @shoesandcare untuk informasi lebih lengkap sebelum pergi ke tempat destinasi wisata air Indonesia.

Share:

Shoes and Care – 3 Fakta Unik Sejarah Air Jordan

Jakarta, Shoes and Care – Untuk menjadi salah satu sepatu most wanted di dunia ternyata Air Jordan memiliki beberapa fakta unik dibalik perjalanannya. Selama 38 tahun Air Jordan bertahan dan berhasil menjadi sepatu yang didambakan oleh banyak orang. Tidak sedikit orang yang mengoleksi sepatu satu ini. 


Berikut adalah 3 fakta unik sejarah Air Jordan bersumber pada https://www-23jordan-com :




Ternyata Air Jordan I yang merupakan sneaker legenda yang dirancang oleh Peter Moore, Tinker Hatfield, dan Bruce Kilgore pada tahun 1984 dengan warna merah dan hitam ini pernah dilarang oleh NBA. 


Alasan NBA melarang penggunaan sepatu ini bukanlah tanpa alasan. Di kutip dari https://www.sportingnews.com/ pada tahun 1984 NBA memiliki peraturan yang secara spesifik mengatur terkait pemakaian sepatu bagi para pemain. Seorang pemain harus menggunakan sepatu yang sama dengan rekan satu timnya dan warna sepatu mereka harus 51% berwarna putih. Sedangkan sneaker merah dan hitam yang kemudian Jordan sebut sebagai “devil’s color” itu terlihat oleh Komisioner NBA saat itu David Stern. Karena telah dilanggarnya beberapa peraturan NBA terkait dengan sepatu tersebut, maka Pejabat Executive NBA Russ Granik yang saat itu bertindak sebagai Wakil Presiden NBA langsung mengirimkan surat teguran keras kepada Wakil Presiden Nike yaitu Rob Strasser yang menjelaskan bahwa Jordan tidak akan diizinkan memakai sneaker itu lagi di lapangan. Jika kalian penasaran seperti apa sepatunya kalian dapat melihatnya di https://youtu.be/f5QbV-wnhtY .


Kemudian Nike merilis “a red and white colorway” atau desain dengan warna merah dan putih yang tentunya diperbolehkan untuk digunakan oleh peraturan NBA. Dan Nike berhasil menjual lebih dari $100 juta dollar dari Air Jordan I dalam waktu 12 bulan pertama.



  • Kisah di Balik Logo “Jumpman”


Pada saat Air Jordan III dirilis pada tahun 1988. Tinker Hatfield merupakan pahlawan bagi Nike karena pada saat itu Nike hampir saja kehilangan Micahel Jordan karena beliau telah bersiap meninggalkan Nike setelah kontraknya telah habis. Desain “Jumpman” yang dibuat oleh Tinker Hatfield berhasil membuat Michael Jordan  tetap bersama Nike. Air Jordan III menjadi sepatu pertama yang menggunakan logo “Jumpman”.



  • Sepatu Terakhir yang Dikenakan Jordan Sebagai Pemain NBA


Air Jordan XVIII yang dirilis pada tahun 2003 ini dirancang oleh Tate Kuerbis. Sepatu ini dikemas oleh Nike satu paket dengan sebuah handuk. Sepatu ini merupakan sepatu terakhir yang digunakan Michael Jordan sebagai pemain NBA selama musim terakhirnya bersama Washington Wizards. Mereka pun merilis satu iklan terbaik dengan judul “What is love” yang jika kalian penggemar Michael Jordan harus menontonnya, berikut linknya https://youtu.be/owY34aRiBNU .


Hingga saat ini Air Jordan selalu merilis versi retro untuk memberi penggemar perasaan nostalgia saat mengenakan sepasang Air Jordan dan mengingat kalimat “be like mike”. Bagi kalian yang memiliki koleksi Air Jordan yuk rawat sepatu kalian dan percayakan sepatu kesayangan kalian di Shoes And Care

Share:

Shoes and Care – Mengapa Sepatu Air Jordan Sangat Populer?

Jakarta, Shoes and Care – Air Jordan merupakan salah satu sneakers yang sangat digemari belakangan ini. Selama 38 tahun, Air Jordan berhasil mendominasi pasar sneakers Amerika Serikat hingga seluruh dunia. Sepatu dengan siluet Swoosh besar di setiap sisinya ini kerap digunakan sebagai salah satu penunjang status sosial dalam masyarakat, khususnya bagi yang memiliki hobi mengoleksi sneakers. Produk Air Jordan membuat orang yang memakainya merasa bangga dan percaya diri meskipun harus di beli dengan harga yang tidak murah. Hebatnya lagi, tren sepatu ini tidak pernah surut termakan zaman meskipun semakin banyaknya brand dan model sneakers lainnya yang mengisi persaingan pasar sneakers


 


Sebenarnya, mengapa Air Jordan begitu populer? Mari kita bahas.


 


Michael Jordan Effect


 


Mari kita bahas sedikit sejarah awal dari Air Jordan. Semua bermula dari pemain basket bernomor punggung 23 dari tim Chicago Bulls bernama Michael Jordan yang menjadi ikon dunia dalam industri bola basket dan dinobatkan sebagai salah satu pemain terhebat yang pernah ada. Pada tahun 1984, Nike mendaftarkan Michael Jordan, yang pada saat itu menjadi rookie di NBA, untuk kesepakatan sponsorship sebesar $500.000 dengan kontrak selama satu tahun. Nike ingin memperluas kehadirannya di pasar olahraga bola basket, dan Michael Jordan “MJ” merupakan pemain yang dianggap cocok dengan filosofi dan ambisi Nike. 


 


Air Jordan 1 pertama kali dirilis pada tahun 1985 dan langsung mendorong Air Jordan menjadi primadona dunia sneakers dan sepatu olaraga, khususnya olahraga bola basket. Sebelum terjadinya kontrak kerja sama antara Nike dengan Michael Jordan, Converse merupakan brand yang terdepan dalam urusan sepatu basket dan olahraga lainnya. Namun publik sudah mulai bosan karena semuanya serba putih atau serba hitam, tanpa warna atau desain unik untuk menarik perhatian publik. 


 


Memiliki Kualitas yang Tinggi


 


Air Jordan juga terkenal akan kualitas dan material yang digunakan sebagai konstruksi sepatunya. bahan berkualitas sangat tinggi seperti kulit anak sapi full-grain dan bagian atas menggunakan kulit premium seperti yang digunakan pada sepatu boot. Bahkan, Air Jordan 1 memilki bantalan ekstra dan penyangga kaki agar orang yang menderita taji tumit dan plantar fasciitis merasa nyaman menggunakan sepatu ini. Meskipun Air Jordan memiliki harga yang tidak murah, banyak orang beranggapan bahwa kualitas yang ditawarkan sangat sebanding dengan harga yang diberikan. Sepatu ini dirancang dengan mempertimbangkan gaya dan performa, menjadikannya menarik bagi para atlet dan konsumen yang sadar akan tren fashion.


 


Tren yang Tidak Termakan Zaman


 


Banyak selebriti, atlet, aktor maupun orang-orang terkenal lainnya mengenakan sepatu ini sebagai bagian dari gaya berpakaian mereka. Dengan demikian, Air Jordan menjadi sepatu yang akan selalu diingat dan dicari orang ketika seseorang yang terkenal membeli sepasang sneakers yang bagus. Selain itu, sepatu ini menjadi tren yang tidak pernah surut bersamaan dengan desainnya yang tidak termakan oleh zaman. Air Jordan secara konsisten merilis versi baru dan versi edisi terbatas sepatu yang berhasil menciptakan budaya hype dan eksklusivitas dalam dunia sneakers. Kita masih bisa melihat orang-orang dari segala usia dan budaya mengenakan Air Jordan ini dengan tren fashion yang berbeda – beda, bahkan orang yang bukan penggemar bola basket pun mungkin akan sulit menolak sepatu yang keren dan stylish ini. Dengan kombinasi kualitas, reputasi, pemasaran, dan dampak budaya telah menjadikan Air Jordan sebagai simbol status dan kesuksesan bagi banyak konsumen yang semakin meningkatkan popularitas mereka.


 


Gimana? Tertarik untuk membeli sneakers keren ini?

Share:

Shoes and Care – Keterkaitan antara Nike Air Force 1 Black dengan “Black Air Force Energy”

Jakarta, Shoes and Care – Seiring perkembangan tren mode dan sepatu, tidak bisa disangkal bahwa Air Force 1 Black telah menjadi salah satu sepatu yang paling sering dikaitkan dengan dunia kriminalitas. Model sepatu ini, yang merupakan varian warna hitam dari sepatu ikonik Nike Air Force 1, sering kali diidentifikasi dalam berita-berita kriminal dan dianggap sebagai sepatu yang umumnya digunakan oleh kelompok-kelompok yang terlibat dalam tindakan kriminal. Namun, apakah pemilihan sepatu ini benar-benar mencerminkan tingkat kriminalitas seseorang? Atau apakah ini hanyalah stereotip yang tidak adil? Artikel ini akan mengulas sejarah sepatu Air Force 1 Black dan mencoba memahami mengapa sepatu ini selalu dikaitkan dengan kriminalitas. Tapi sebelum itu, mari bahas sekilas sejarah dari Nike Air Force 1!


Nike Air Force 1: Terinspirasi dari Nama Pesawat?


Nike Air Force 1 adalah salah satu sepatu olahraga yang paling ikonik dalam sejarah industri sepatu, terutama di kalangan pecinta sepatu dan budaya streetwear. Model ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1982 oleh Nike, dan sejak itu telah menjadi simbol gaya dan keandalan. Inilah sedikit pandangan tentang sejarah sepatu legendaris ini. Nike Air Force 1 diciptakan oleh desainer sepatu legendaris Bruce Kilgore. Ini adalah sepatu basket pertama yang menggunakan teknologi Nike Air, yang menggabungkan udara terperangkap dalam sol sepatu untuk memberikan peredaman yang superior dan kenyamanan. Desain inovatif ini tidak hanya mendobrak standar kenyamanan, tetapi juga menciptakan tren desain sepatu olahraga yang revolusioner.



Penting untuk dicatat bahwa nama “Air Force 1” sebenarnya berasal dari pesawat angkatan udara Amerika Serikat yang dikenal sebagai Air Force One, yang mengangkut presiden. Kilgore terinspirasi oleh kekuatan dan ketahanan pesawat tersebut, sehingga dia memberi nama sepatunya “Air Force 1.” Setelah peluncurannya, Air Force 1 menjadi sangat populer di kalangan pemain basket dan pecinta sepatu. Namun, pada awal 1990-an, produksi sepatu ini dihentikan. Berkat upaya sekelompok pecinta sepatu dan selebriti hip-hop, Nike menghidupkan kembali Air Force 1 pada tahun 1986. Selama dekade berikutnya, sepatu ini mengalami berbagai perubahan desain dan warna, tetapi tetap mempertahankan estetika dasar yang sangat diakui.



Hingga saat ini, Nike Air Force 1 tetap menjadi salah satu model sepatu yang paling populer dan dihormati di dunia mode dan streetwear. Ia telah menjadi canvas bagi berbagai kolaborasi dengan seniman, selebriti, dan merek, menjadikannya suatu legenda dalam dunia sepatu dan budaya pop. Namun, ada 1 varian warna sepatu ini yang dicap negatif oleh banyak orang, khususnya di Amerika Serikat. Air Force 1 Black seringkali dikaitkan dengan “Black Air Force Energy” yang memiliki makna negatif di masyarakat AS hingga dunia.


Black Air Force Energy!


“Black Air Force Energy” adalah sebuah frasa yang umumnya digunakan dalam budaya pop, terutama di kalangan masyarakat yang aktif dalam budaya streetwear dan hiphop. Frasa ini sering disingkat sebagai “BAFE.” Sebenarnya, tidak ada definisi yang pasti untuk “Black Air Force Energy,” tetapi itu mencerminkan estetika dan gaya yang terkait dengan pemakaian sepatu Nike Air Force 1 Triple Black, yang memiliki tampilan keseluruhan berwarna hitam. Sebagai sebuah frasa budaya, “Black Air Force Energy” sering kali mengacu pada citra yang terkait dengan pemakai sepatu ini. Ini mungkin mencakup konsep ketegasan, ketenangan, dan keanggunan dalam pilihan berpakaian, seringkali diiringi dengan pakaian yang berwarna gelap dan aksesoris yang mencolok. BAFE juga bisa mencerminkan pandangan budaya tentang bagaimana seseorang yang memakai sepatu ini akan merasa lebih percaya diri atau memiliki “energi” yang kuat.



 


Penting untuk diingat bahwa “Black Air Force Energy” adalah istilah yang lebih mengacu pada budaya pop dan identitas sosial daripada definisi yang jelas dan resmi. Pemahaman tentang frasa ini dapat berbeda dari satu kelompok atau individu ke kelompok atau individu lainnya, tetapi pada dasarnya menghubungkan pemakaian sepatu Nike Air Force 1 Triple Black dengan atribut dan nilai-nilai tertentu yang terkait dengan citra yang lebih keras dan kuat.


Mengapa di Cap Negatif?


Konotasi negatif yang terkait dengan “Black Air Force Energy” sebagian besar berasal dari stereotip dan asosiasi budaya tertentu. Ada beberapa alasan mengapa istilah ini bisa memiliki konotasi negatif:



1. Asosiasi dengan Kriminalitas. Salah satu alasan utama konotasi negatif adalah karena sepatu Nike Air Force 1, terutama dalam varian hitam, sering kali dikaitkan dengan kriminalitas dalam budaya pop. Beberapa individu yang terlibat dalam aktivitas kriminal, terutama di lingkungan urban, telah memilih sepatu ini, dan ini telah menciptakan stereotip negatif terhadap pemakaiannya.


2. Stereotip Budaya Pop. Budaya pop sering kali mengambil elemen-elemen dari dunia hiphop dan streetwear, dan dalam beberapa kasus, ini dapat menghasilkan stereotip yang tidak adil terhadap pemakai sepatu ini. Stereotip seperti “BAFE” bisa mengarah pada persepsi bahwa pemakai sepatu ini mungkin terlibat dalam aktivitas yang kurang diinginkan.


3. Media dan Persepsi Publik. Penyajian sepatu Nike Air Force 1 Triple Black dalam media dan budaya pop, terutama dalam konteks tindakan kriminal atau perilaku antisosial, telah memberikan konotasi negatif terhadap sepatu ini.


Penting untuk dicatat bahwa konotasi negatif ini adalah hasil dari stereotip dan persepsi yang mungkin tidak selalu mencerminkan realitas. Tidak semua orang yang memakai sepatu Nike Air Force 1 Triple Black memiliki niat atau perilaku yang negatif. Ini adalah contoh bagaimana media dan budaya pop dapat mempengaruhi persepsi kita terhadap pilihan pakaian dan sepatu, meskipun sepatu itu sendiri adalah produk mode yang tidak memiliki nilai intrinsik positif atau negatif. Jadi, keep rocking your Air Force 1 Black yo!

Share: